**SELAMAT DATANG DI WEBSITE YKPD GBKP ALPHA OMEGA KABANJAHE **

PELAYANAN YKPC GBKP ALPHA OMEGA
MERUPAKAN TUGAS MULIA

 

Demikian disampaikan Bapak Tamin Sukardi didampingi puteranya Eddy Tanoto pada acara HUT 24 Alpha Omega, Sabtu 21 Juli 2012 di Kabanjahe. 

Ucapan selamat datang disampaikan oleh Ketua Yayasan Alpha Omega Pt. Ir. Mulia Barus, M.Si. Ketua Yayasan mengatakan senang dan bangga atas kehadiran Bapak Tamin Sukardi bersama puteranya Eddy Tanoto pada ulang tahun Alpha Omega yang ke 24 dan mengucapkan selamat datang dan juga mengucapkan terimakasih atas bantuannya  selama ini seperti mengundang Alpha Omega  pada acara Natal di Hotel Sibayak, Tamu yang menginap di Hotel Sibayak misalnya dari Singapore diarahkan ke Alpha Omega. Apalagi sudah diberikan tempat dan kesempatan bagi-anak anak Alpha Omega  untuk pamer jual barang-barang kerajinan   pada hari Sabtu dan Minggu di Taman Simalem Resort.

Lebih jauh dijelaskan oleh Mulia Barus bahwa Alpha Omega adalah salah satu unit dibawah  Moderamen GBKP yang menangani anak-anak berkebutuhan khusus yaitu  cacat mental (Tuna Grahita) jumlahnya 91 orang dan semuanya tinggal di asrama. Anak anak yang sudah mandiri tinggal di Vocational Center tempat pelatihan pertanian dan peternakan di Desa Lingga Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo  luasnya 7,5 Ha.

Dulu anak-anak seperti ini dikatakan disable (cacat atau tidak mampu)  tapi sekarang menjadi different able. Karena sesungguhnya mereka juga punya kemampuan. Kenapa dikatakan different able (diffable)  karena anak-anak kita ini juga punya kemampuan seperti mengikuti sekolah luar biasa, bertani dan beternak,  membuat barang-barang kerajinan (souvenir) seperti : pengepel, kesset kaki, gantungan kunci, membatik, membuat sapu tangan, tas, dan kerajinan tangan lainnya.

Anak kita Halomoan 2 tahun yang lalu mendapat Medali Emas  untuk lari 100 meter, dan  Medali Perak untuk Tolak Peluru di Jakarta. Kartika br Sinuhaji Juara I Tingkat Sumatera Utara untuk Lompat jauh pada tahun yang lalu.

Inilah able ( kemampuan/kecakapan)  yang berbeda yang mungkin kita-kita ini pun tidak memilikinya. Pada 8 Desember 2011 yang lalu, anak-anak kita bersama 4 Yayasan Katolik di Medan  memperlihatkan  penampilannya/kebolehannya  di gedung Selecta Medan “Terbang Bersama Sang Garuda” yang dihadiri Gubernur dan Walikota Medan.

Pada kesempatan tersebut Pengurus Yayasan Alpha Omega Kabanjahe didampingi Ketua Moderamen GBKP  memberikan kenang-kenangan kepada Bapak Tamin Sukardi bersama Eddy Tanoto pertanda keluarga ini  merupakan bagian dari Keluarga besar Alpha Omega.

Ketua Moderamen dalam sambutannya mengatakan bahwa anak cacat merupakan pergumulan dalam keluarga, masyarakat dan pemerintah. GBKP dalam kekuranganya 24 tahun yang lalu merasa terpanggil untuk menghimpun anak berkebutuhan khusus tersebut walaupun merupakan pergumulan yang berat dan proses yang panjang. Menghargai kemanusiaan merupakan salah satu misi GBKP, sebagai perwujudan kasih sesama manusia. Dalam menangani anak berkebutuhan khusus, guru/pengasuh juga harus  punya ketrampilan/kemampuan  khusus. Perlu profesionalisme dan kesabaran dalam menangani anak-anak tersebut.  

Pak Tamin Sukardi  dalam sambutannya  mengatakan bahwa tidak menyangka kalau Alpha Omega sudah sebesar ini, sudah banyak perkembangan di Alpha Omega, sejak dia datang pada tahun 1991 dan tahun 2000.  Pak Tamin mengatakan bahwa tugas Alpha Omega merupakan tugas mulia dalam dunia ini. Kiranya anak yang juara bisa dilanjutkan mengikuti pertandingan di Taman Simalem Resort, Jumat 13 Juli 2012, yang alumninya hanya 20 – 30 % saja yang tinggal di Indonesia, lainnya di Luar Negeri,  pada keempatan tersebut Pak Tamin memberikan bantuan kepada Alpha Omega. Beliau mengatakan bahwa sering menyuruh orang datang/singgah di Alpha Omega, untuk memberikan sebagian berkat yang mereka terima. Bapak Tamin Sukardi juga menawarkan kerjasama kedepan Sibayak Hotel – Taman Simalem Resort dengan YKPC GBKP Alpha Omega.

Pada acara ulang tahun tersebut Kebaktian dipimpin oleh Direktur Alpha Omega Pdt. Mestika Ginting, S.Th. Turut hadir pada acara tersebut  mantan Pengurus Yayasan  Pdt.Em  Borong Tarigan, Pt. Em Kasir Purba dan Pt. Em Teken Barus.