**SELAMAT DATANG DI WEBSITE YKPD GBKP ALPHA OMEGA KABANJAHE **

Letak Geografis, Sosial Budaya dan Gereja (GBKP)

Kabupaten Karo merupakan salah satu daerah di Propinsi Sumatera Utara yang potensial sebagai daerah pertanian dan pariwisata. Terletak di dataran tinggi Pegunungan Bukit Barisan yang berada pada ketinggian 400 – 1.600 m diatas permukaan laut. Jaraknya 75 Km dari Kota Medan, ibukota Propinsi Sumatera Utara. Kabupaten Karo terletak pada 02°50’ – 03° 19’ Lintang Utara dan 97° 55’ – 98° 38’. Bujur Timur.

Kabupaten Karo berbatasan dengan :
- Sebelah Utara : Kabupaten Langkat dan Deli Serdang
- Sebelah Timur : Kabupaten Simalungun
- Sebelah Selatan : Kabupaten Dairi dan Toba Samosir
- Sebelah Barat : Kabupaten Aceh Tenggara (Propinsi Nangroe Aceh Darusalam)

Luas Wilayah Kabupaten Karo adalah 2,127.25 Km² atau 2,97% dari luas Propinsi Sumatera Utara dengan jumlah penduduk 355.981 jiwa pada tahun 2011 yang tersebar di 17 Kecamatan, 248 desa dan 10 kelurahan. Potensi sumber daya alam yang menonjol di Kabupaten Karo adalah tanah yang subur, udara yang sejuk, panorama yang indah dan hutan lindung yang luas. Oleh sebab itu Kabupaten Karo merupakan daerah pertanian yang menghasilkan sayur-sayuran, buah-buahan dan bunga-bungaan serta merupakan daerah tujuan wisata di Sumatera Utara.

Penduduk asli yang mendiami wilayah Kabupaten Karo disebut Suku Karo. Suku Karo ini mempunyai adat istiadat yang sampai saat ini terpelihara dengan baik dan sangat mengikat bagi Suku Karo sendiri. Suku ini terdiri 5 (lima) Marga, Tutur Siwaluh, dan Rakut Sitelu.

Merga Silima yakni : Karo-karo, Ginting, Sembiring, Perangin-angin dan Tarigan
Tutur Siwaluh terdiri dari : Bapa - Nande, Mama - Mami, Bengkila - Bibi, Senina - Turang
Rakut Sitelu terdiri dari : Sukut, Kalimbubu dan Anak Beru

Di Kabupaten ada beberapa agama, namun mereka hidup berdampingan secara damai dan harmonis karena adanya budaya yang mengikatnya. Dalam perjalanannya Suku Karo Sangat terbuka dengan suku-suku lain yang terdapat di Indonesia. Mereka bisa menerima orang lain. Disamping itu banyak pendatang baru yang datang ke Kabupaten Karo seperti Jawa, Minang, Toba, Simalungun dan lain-lain yang sudah merupakan bagian dari Suku Karo.

Suku Karo tersebar di seluruh wilayah Republik Indonesia bahkan di Luar Negeri. Yang tinggal di Kabupaten Karo berkisar 20 – 30 % selebihnya berada di luar Kabupaten Karo. Suku Karo mayoritas memeluk agama Kristen Protestan ( GBKP ). GBKP sudah tersebar di seluruh indonesia dan berkantor pusat di Kabanjahe.

Pelayanan (Diakonia) adalah salah satu diantara Tiga Tugas Panggilan Gereja ( Marturia, Koinonia dan Diakonia ). Diakonia adalah salah satu bentuk pelayanan nyata dalam menampakkan Kasih Allah kepada dunia ini ( band Lukas 4 : 16-30 ). Kasih Allah ini harus disalurkan oleh gereja kepada seluruh ciptaanNya terlebih kepada manusia umumnya dan khususnya kepada anggota jemaat yang mengalami penderitaan hidup baik fisik, mental maupun keadaan sosial dan spiritualnya. Pelayanan nyata ini bertujuan untuk meringankan/membebaskan yang bersangkutan dari penderitaannya tersebut bahkan diharapkan bisa menjadi pelayan yang berkualitas pada gilirannya.

Salah satu pelayanan yang ada dibawah Bidang Diakonia ini adalah Yayasan Kesejahteraan Penyandang Cacat ( YKPC ) GBKP Alpha Omega. Yayasan Kesejahteraan Penyandang Cacat ( YKPC ) GBKP Alpha Omega ini terletak di Jalan Kiras Bangun No. 1 Kabanjahe Kabupaten Karo Propinsi Sumatera Utara Indonesia. Telp 0628-20968.